Thursday, 18 July 2013

ingin terus bersamamu.

hari ini masih sama, sama seperti hari-hari kemarin.
kini aku hanya bisa berdo'a dan berharap agar semua bisa kembali sempurna pada waktunya.
diam-diam aku memperhatikanmu, diam-diam aku memperdulikanmu.
tanpa jeda aku berdo'a untukmu, tanpa helaan nafas saat aku menuturkan namamu dalam do'a-do'a indah disetiap shalatku.
ku selipkan namamu disela-sela keluargaku.
diam-diam aku memperjuangkan kita: aku dan kamu.

entah apa yang sedang aku fikirkan, tapi aku ingin kamu tahu..
"Ketika aku harus terus berjuang pada suatu hubungan yang aku tahu diantara kita berdua tidak tahu kapan akan berakhir. Aku tidak pernah mengerti dengan keadaan yang terus menuntutku untuk memperjuangkan ini semua. Tapi kenapa keadaan hanya menuntut kepadaku? Kenapa kamu tidak juga memperjuangkan kita? Kenapa keadaan seakan membutakanmu? Atau malah keadaan enggan menuntut apapun darimu?
Aku hanya mampu berpegang pada harapan, dan mewujudkannya dengan terus bertahan pada apa yang telah menjadi pilihanku sejak awal.
Aku tidak pernah mengaharapkanmu untuk bisa memperjuangkan aku. Aku hanya berharap kamu mampu memperjuangkan kita.
Kamu memberiku sedikit demi sedikit harapan, yang aku tidak pernah mengerti maksud dari harapan yang kamu berikan. Tapi aku senang, setidaknya masih ada sedikit yang bisa aku harapkan dari kita.
Pada harapan itulah aku bertahan."

jangan salahkan aku, aku mohon aku tidak seutuhnya salah.
maafkan aku jika aku memilih untuk seperti ini.
keadaan yang menuntutku.
namun, tuntutan itu membuatku semakin bersemangat untuk ingin terus bersamamu.
sebenarnya dalam hati kecilku pun sama, hatiku masih ingin terus menunggumu.
"aku masih mencintaimu, kak"

adikmu.

No comments:

Post a Comment