beep..beep...
Suara pesan masuk dari seseorang yang baru saja aku mimpikan. Saat ini pukul 4.55 pagi.
From: Ka. H
"selamat pagi, sayang..
jangan lupa shalat subuh, siapin tasnya jangan sampai ada yang ketinggalan ya :)"
Senyumku merekah. kehangatan sapaannya membuat hatiku nyaman, meski hanya sebuah pesan singkat.
Akupun sesegera mungkin membalas pesannya,
To: Ka. H
"selamat pagi juga sayang, iya kamu juga ya :)"
Pagi ini aku pergi kesekolah seperti biasa, bersama seseorang yang sejak beberapa bulan lalu menjadi seseorang yang selalu aku nanti disetiap pagi (dihidupku).
Diperjalanan menuju sekolah, aku dan dia (lebih seringnya sih aku) selalu melakukan hal-hal yang aneh. Seperti menggelitiki pinggangnya, menutup matanya dengan tanganku, meniup-niup lehernya, membenturkan kepalaku ke helmnya, hingga sesekali memeluknya…
Entah apa yang membuatku selalu ingin melakukannya ketika aku diboncengi olenya. Aku menyukai wangi parfume yang dia pakai, aku selalu suka ketika aku mendekatkan wajahku kearah pudaknya hanya untuk merasakan harum dirinya.
Tidak pernah sedetikpun aku tidak bahagia saat bersamanya…
Jarak dari rumahku kesekolah tidak terlalu jauh. walaupun begitu, perjalanan itulah yang menjadi kesukaanku.
Sesampainya di parkiran sekolah, biasanya aku dan dia tidak langsung masuk kekelas, kami pergi kekantin.
“kamu mau beli minum dulu buat dikelas? Sama roti juga sekalian ya!”, katanya setiap kami berdua kekantin sebelum masuk kelas.
Perhatiannya membuatku tidak pernah mampu untuk menolaknya.
“iya, kamu juga beli roti ya” jawabku sambil berjalan disampingnya.
Terkadang tanpa dia sadari, aku seringkali memandang kearahnya namun dia tetap menatap lurus kedepan. tetapi ketika dia sadar bahwa aku memandanginya, kemudian dia tersenyum kearahku dan.. “kenapa?” katanya.
Akupun tersenyum dan menjawab, “nggak apa-apa”. (aku selalu menyukai senyumanmu).
Aku dan dia selalu pergi ke kantin yang berbeda, namun ketika kami selesai membeli sesuatu yang ingin kami beli, kami kembali berjalan bersama menuju kelas.
Kadang, dia suka membeli minuman kaleng yang sudah jelas dia tidak bisa membuka tutupnya, akulah yang selalu membuka tutup minumannya. (aku selalu menyukai apapun yang aku lakukan untukmu.)
Kami pun menuju lobby sekolah untuk masuk ke kelas.
Kami berdua berbeda kelas, dia kakak kelasku, dan aku adik kelasnya. Kelasku ada dilantai 3 sedangkan kelasnya ada dilantai 2.
“temenin aku sampai ke kelas ya ka..” pintaku padanya.
Dia tersenyum dan, “iya aku temenin kok”. (lagi-lagi kamu tersenyum padaku, aku sungguh menyukaimu.)
Setelah sampai didepan kelasku, terkadang aku dan dia mengobrol tak lama atau bahkan sampai bel masuk berbunyi barulah dia kembali turun menuju kelasnya. (aku tidak ingin kamu cepat-cepat pergi.)
pastikan kamu kembali lagi ya, ka.
aku menyukaimu, masih menyukaimu.
aku menunggumu, masih menunggumu.
akulah aku, yang masih denganmu. #H

No comments:
Post a Comment